Tahun ini wacana pendaftaran sistem zonasi mulai diterapkan, dan banyak orangtua musti memutar otak untuk memilihkan sekolah terbaik bagi anak. Sebab dulunya orangtua bisa menjangkau sekolah manapun yang dirasa favorit sekalipun jaraknya berkili-kilometer. Namun sekarang dengan adanya peraturan baru zonasi, maka mau tak mau harus mengutamakan sekolah yang berdekatan dengan rumah.

Aturan dari Sistem Zonasi

Pendaftaran sudah akan segera dimulai dan kini sudah menerapkan sistem online, ada baiknya sebelum hari penting tersebut dihadapi. Kenali dulu beragam aturan yang menyertainya, berikut detailnya:

  1.  Setiap sekolah diwajibkan menerima 90% siswa baru dari yang lokasinya dekat, sehingga sisanya didapatkan dari sistem non zonasi. Anda bisa mempertimbangkan pendaftaran ke sekolah favorit yang jauh setidaknya satu sekolah.
  2. Sistem zonasi menggunakan acuan alamat di KK (kartu keluarga).
  3. Tetap ada jalur non zonasi asalkan memilih jalur prestasi yang memiliki kuota 5% atau pindah alamat karena alasan tertentu seperti terkena bencana alam ataupun sosial.
  4. Sistem zonasi menjadi prioritas utama untuk jenjang SMP dan juga SMA.
  5. Pada tingkat SD juga dipengaruhi faktor usia, jika belum mencapai usia minimum maka belum bisa mendaftar.

Aturan baru ini diharapkan mampu meratakan kualitas setiap sekolah, karena masing-masing memiliki siswa berprestasi di dalamnya. Ketika suatu sekolah ditunjang siswa yang berprestasi maka prestasi akademik sekolah bisa meningkat. Demikian halnya, ketika anak kurang berprestasi ditempa sistem yang baik maka bisa lebih berprestasi. Maka pendaftaran sistem zonasi perlu diapresiasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *