Rangkuman Materi PAI Kelas 11 Bab 10

Pengaruh Gerakan Pembaruan terhadap Perkembangan Islam di Indonesia

Gerakan pembaruan Islam yang muncul di Mesir, India, dan Turki pada abad modern, secara langsung atau tidak langsung, berpengaruh pada gerakan Islam di Asia Tenggara.

Pengaruh tersebut diakui oleh para tokoh Islam dan intelektual Islam di Indonesia berikutnya dalam bentuk tulisan-tulisan.

Misalnya, pada tahun 1961, Haji Abdul Malik Karim Amrullah (HAMKA), mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), menulis buku berjudul Pengaruh Muhammad Abduh di Indonesia.

Pada tahun 1969, H.A. Mukti Ali, mantan Menteri Agama Repulik Indonesia menulisbuku berjudul Alam Pikiran Islam Modern di Indonesia.

Pada tahun 1973, tulisan Deliar Noer diterbitkan oleh Oxford University Press berjudul The Modernist Muslim Movement in Indonesia 1900-1942.

Dari buku H.A. Mukti Ali dapat diketahui adanya lima faktor yang mendorong munculnya gerakan pembaruan Islam di Indonesia, yaitu:

  • Adanya kenyataan ajaran Islam yang bercampur dengan kebiasaan yang bukan Islam.
  • Adanya lembaga-lembaga pendidikan Islam yang kurang efisien.
  • Adanya kekuatan misi dari luar Islam yang mempengaruhi gerak dakwah Islam.
  • Adanya gejala dari golongan intelegensia tertentu yang merendahkan Islam.
  • Adanya kondisi politik, ekonomi, dan sosial Indonesia yang buruk akibat penjajahan.

Melihat pada lima realitas tersebut, maka para ulama pembaru Islam melakukan lima gerakan besar pembaruan, yaitu:

  • Membersihkan Islam di Indonesia dari pengaruh dan kebiasaan yang bukan Islam;
  • Mereformulasi doktrin Islam dengan pandangan alam pikiran modern;
  • Mereformasi penafsiran-penafsiran terhadap ajaran dan kondisi pendidikan Islam;
  • Mempertahankan Islam dari desakan-desakan dan pengaruh kekuatan luar Islam;
  • Melepaskan Indonesia dari belenggu penjajahan.

0 / 5

Your page rank:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *