10. Asesmen Standar

Pengertian, Jenis, Contoh, Persiapan, Pelaksanaan, dan Tindak Lanjut

Pengertian Asesmen Standar

Asesmen standar adalah penilaian yang dilakukan secara serentak dan terstandarisasi kepada sekelompok siswa untuk mengukur pencapaian belajar mereka terhadap kurikulum yang telah ditetapkan. Asesmen ini bertujuan untuk memetakan tingkat penguasaan kompetensi siswa secara nasional, membandingkan kinerja antar sekolah, dan memandu pengembangan kebijakan pendidikan.

Asesmen Standar

Jenis-jenis Asesmen Standar

Di Indonesia, terdapat beberapa jenis asesmen standar yang umum digunakan, yaitu:

  • Asesmen Nasional (AN): Digunakan untuk mengukur pencapaian belajar siswa dalam literasi, numerasi, dan karakter. AN dilaksanakan pada jenjang SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA/SMK/MAK.
  • Ujian Sekolah (US): Digunakan untuk mengukur pencapaian belajar siswa pada akhir jenjang pendidikan. US dilaksanakan oleh satuan pendidikan masing-masing.
  • Ujian Nasional (UN): Digunakan untuk mengukur pencapaian belajar siswa pada akhir jenjang pendidikan dasar (SD/MI) dan menengah (SMP/MTs). UN telah dihapuskan sejak tahun 2021 dan digantikan dengan AN.
  • Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN): Digunakan untuk mengukur pencapaian belajar siswa pada akhir jenjang pendidikan menengah atas (SMA/MA/SMK/MAK). UASBN telah dihapuskan sejak tahun 2021 dan digantikan dengan AN.

Contoh Asesmen Standar

  • Soal literasi AN yang mengukur kemampuan siswa dalam memahami bacaan dan menjawab pertanyaan.
  • Soal numerasi AN yang mengukur kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal matematika.
  • Soal karakter AN yang mengukur profil karakter siswa, seperti kejujuran, tanggung jawab, dan gotong royong.
  • Soal US Bahasa Indonesia yang mengukur kemampuan siswa dalam memahami tata bahasa, menulis, dan membaca.
  • Soal UN Matematika yang mengukur kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal matematika dari berbagai materi.

Persiapan Asesmen Standar

Persiapan asesmen standar meliputi:

  • Penyusunan kisi-kisi soal: Kisi-kisi soal merupakan pedoman dalam penyusunan soal yang memastikan bahwa soal yang dibuat sesuai dengan kurikulum dan tujuan asesmen.
  • Pengembangan soal: Soal asesmen standar harus memenuhi standar kualitas yang tinggi, yaitu valid, reliabel, dan objektif.
  • Penyelenggaraan sosialisasi: Sosialisasi dilakukan kepada pemangku kepentingan, seperti guru, siswa, dan orang tua, tentang tujuan, format, dan pelaksanaan asesmen standar.
  • Pelatihan: Pelatihan diberikan kepada guru dan pemeriksa soal untuk memastikan mereka memahami cara pelaksanaan dan penilaian asesmen standar.

Pelaksanaan Asesmen Standar

Pelaksanaan asesmen standar harus dilakukan dengan jujur, transparan, dan akuntabel. Hal ini dilakukan dengan cara:

  • Membuat suasana ujian yang kondusif.
  • Mengawasi peserta ujian dengan ketat.
  • Memastikan keamanan soal dan lembar jawaban.
  • Melakukan koreksi soal dengan cermat dan objektif.

Tindak Lanjut Asesmen Standar

Hasil asesmen standar harus dianalisis dan ditindaklanjuti dengan beberapa cara, yaitu:

  • Pemetaan tingkat penguasaan kompetensi: Hasil asesmen standar dapat digunakan untuk memetakan tingkat penguasaan kompetensi siswa secara nasional, antar sekolah, dan antar daerah.
  • Perbaikan pembelajaran: Hasil asesmen standar dapat digunakan untuk identifying weaknesses and areas that need improvement in teaching and learning.
  • Pengembangan kebijakan pendidikan: Hasil asesmen standar dapat digunakan untuk developing policies to improve the quality of education.
  • Pemberian penghargaan atau sanksi: Di beberapa negara, hasil asesmen standar dapat digunakan untuk memberikan penghargaan kepada sekolah atau daerah yang berprestasi, atau memberikan sanksi kepada sekolah atau daerah yang kinerjanya rendah.

Pentingnya Asesmen Standar

Asesmen standar merupakan salah satu alat penting untuk meningkatkan mutu pendidikan. Dengan mengetahui tingkat penguasaan kompetensi siswa, guru dan pemangku kepentingan lainnya dapat melakukan perbaikan dalam pembelajaran dan mengembangkan kebijakan pendidikan yang lebih tepat sasaran.

Kesimpulan

Asesmen standar adalah penilaian yang penting untuk mengukur pencapaian belajar siswa dan meningkatkan mutu pendidikan. Dengan melakukan asesmen standar secara berkualitas dan bertanggung jawab, diharapkan dapat mencapai tujuan pendidikan nasional yang berkualitas.

0 / 5

Your page rank:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *